Metro,(Netthreeone.com)-Jajaran Pengurus Daerah (PD) Aisyiyah Kota Metro, menggelar seminar pencegahan pernikahan usia dini dibawah usia 19 tahun. Kegiatan itu berlangsung di Ballroom Hotel Grand Sekuntum Kota Metro, di hadiri langsung oelh Wali Kota Whadi Sirajuddin. Minggu, 08/09/2024.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin menyebutkan, Pemerintah memberikan atensi terhadap pernikahan dini di daerah Kota Metro. Sebab, pernikahan usia dibawah 19 tahun memberikan dampak buruk dan harus di cegah.
Pernikahan dini menimbulkan dampak buruk seperti stunting, perceraian dan lain sebagaianya. Untuk itu perlu upaya bersama untuk mencegah praktik tersebut.
“Anak usia dibawah 19 tahun itu sel telur wanita belum sempurna, karena itu jika menikah bisa melahirkan anak yang stunting. Lebih dari itu, bisa menyebabkan perceraian dan lainya. Karena itulah kita canangkan program Jaringan Masyarakat Peduli Anak dan Ibu (JAMAPAI) untuk mencegah pernikahan dini ini,” jelasnya.
Selain itu, masih kata Wahdi, Pemkot Metro juga mempunyai 390 kader tersebar disetiap Kelurahan. Kader tersebut bertugas memberikan edukasi dan pendampingan kepada remaja yang akan menikah.
Nantinya, setiap remaja yang akan menikah akan diperiksa baik kesehatan tubuh, indeks masa tumbuh dan juga pemenuhan gizi dan juga protein.
“Untuk di Kota Metro berdasarkan laporan dari Ketua PA angka pernikahan dini menurun, bahkan diangka minimal. Ini karena masyarakat kita literasinya sudah tinggi, kemudian juga kita berikan edukasi terus,”ungkapnya.
Ketua PD Aisyiyah Metro, Tugirah menuturkan, pernikahan anak dibawah umur harus dicegah karena banyak dampak buruk yang ditimbulkan.
“Dan ini tugas kita juga untuk menyampaikan kepada warga Kota Metro. Karena itu kita PD Aisyiyah Metro mengadakan seminar ini. Kita libatkan juga camat, lurah, Puspaga dan PKK,” katanya. (ADV)

